random

"can I sing for you?" kata pria di seberang yang wajahnya terlihat di sebuah jendela virtual yang dinamakan video call.
"what song? hahaha, I always like your voice." kataku.
"You will like this song..." katanya sebelum mulai menyanyi, "From this moment... love has begin..."
Aku tertawa dan tertawa sebelum akhirnya ikut bernyanyi meneruskan nyanyiannya, "...from this moment, you are the one."
Pada akhirnya kami sama-sama menyanyikan lagu dari Shania Twain itu, "...right beside you, is where I belong. From this moment on."

"Do you remember that song? hahahaha..." dia terbahak ketika mengatakan itu.
"Yep, the song that always we sing on karaoke, cai mai? Because I have no choice, YOU only know that song." kataku setengah menyindir.
"Hahahahahhahahhahahahhaha...." dia kembali terbahak-bahak, "okay, enough, how are you na? I miss you so much. I lost my partner in crime."
"I am fine, kidteung mak mak... hahaha..." balasku singkat dengan menggunakan bahasa asal negaranya.
"You can speak Thai, like I told you before, you're Thai people hahahah..."
"yes, and you're Javanesse people nah..."
... untuk sesaat, dead air, masing-masing dari kami hanya saling menatap dan tersenyum.
Kemudian dia berkata pelan, "I wish I could say and do the same as the lyric of that song..."
"..." aku speechless untuk kesekian kalinya.
"I gotta go nah, Dilla. I can't wait to meet you again someday..." katanya sebelum menutup percakapan kami beberapa hari yang lalu.

Comments

Popular Posts